866 CALON JEMAAH HAJI KAB. SRAGEN PAMITAN KE BUPATI

Oleh : humas
25 Juli 2018
251
  
data-layout="button_count" data-action="like" data-show-faces="false" data-share="false">

SRAGEN - Sebanyak 886 Calon jamaah Haji Kabupaten Sragen tahun 2018 hadir di pendopo rumah dinas Bupati Sragen untuk berpamitan dan mohon doa restu kepada Bupati Sragen dr Kusdinar Untung Yuni Sukowati, acara tersebut juga dihadiri Wakil Bupati, Dedy Endriyatno,S.E., Ketua DRPD, Forkopimda serta kepada SKPD dan Camat se Kab. Sragen, di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, Selasa (24/07).

Dalam laporannya Kepala Kantor Kementrian Agama Sragen Ahmad Nasirin mengatakan sebelumnya jumlah jamaah haji Sragen berjumlah 893, “Berkurangnya ini karena tiga orang mutasi ke Kota Surakarta, dua jemaah batal berangkat karena sesuatu hal,  dua jamaah meninggal dunia pada Juli 2018, kemudian satu jamaah menunda keberangkatan karena suami sakit, dan Sragen mendapatkan satu jamaah mutasi masuk dari Kalimantan Barat,  sehingga total sampai hari ini jamaah Kabupaten Sragen yang diberangkatkan sebanyak 866 orang”.

“Seluruh jemaah yang terbagi menjadi empat kelompok terbang 47 : 74 orang kloter 48 : 352 orang, kloter 49 : 354 orang dan kloter 50 : 106 orang dan selanjutnya akan diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan pada 30 Juli. Kemudian diterbangkan ke Tanah Suci, pada  31 Juli dan 1 Agustus 2018”, tambahnya.

Sementara itu kata pamitan haji disampaikan KH.Ma'ruf Islammudin pengasuh Pondok Pesantren Wali Songo Sragen. Dalam kesempatan itu KH Ma'ruf meminta 'sangu' kepada Bupati. Agar perjalanan ibadah haji kali berjalan lancar, semua kembali ke Sragen dalam kondisi selamat.

"Kami di sini minta sangu ibu Bupati. Sangunya apa? Kalau uang InsyaAllah sudah diberikan biaya hidup oleh penyelenggara. Sangunya doa ibu Bupati, semoga perjalan haji kami lancar, semua diberikan kesehatan dan pulang menjadi haji mabrur," ucap Kyai Ma'ruf.

Dalam kesematan tersebut, Bupati Sragen menyerahkan obat-obatan dan vitamin bekal untuk jemaah haji di tanah suci. Pemberian obat ini sebagai antisipasi jika jamaah ada yang terserang Infeski Saluran Pernafasan Akut (ISPA), “Mudah-mudahan bermanfaat untuk para jamaah semuanya bila diperlukan, jaga kesehatan dan konsultasikan kepada para dokter yang bertugas sebelum mengkonsumsi obat”

"Ini pengalaman tahun-tahun sebelumnya jemaah kita saat banyak yang flu dan batuk sulit mencari obat Paracetamol. Makanya kita bekali tetapi nanti menggunakannya atas petunjuk dokter," jelas Bupati.

Bupati juga meminta jemaah untuk menjaga kesehatan dan pola makan. Tak lupa bupati minta jemaah menjaga budaya dan saling membantu terhadap sesamanya "Doakan bangsa ini karena tahun depan pesta demokrasi. Doakan selalu aman dan bangsa ini menjadi maju," pinta Bupati. (HUMAS)


komentar
tulis komentar anda

Create Account



Log In Your Account