OKRA, SAYURAN KAYA LENDIR YANG TINGGI MANFAAT SEHAT

Oleh : admin
07 November 2018
82
  
data-layout="button_count" data-action="like" data-show-faces="false" data-share="false">

       SUKODONO - Sayuran yang dikenal dengan istilah asing lady finger ini memang belum terlalu familiar di Indonesia. Meski begitu tak ada salahnya jika kamu mengenal sayuran berlendir ini. Sayuran dengan nama ilmiah Abelmoschus esculentus ini umumnya tumbuh di negara yang beriklim tropis. Sehingga budidaya okra mulai muncul di Indonesia. Okra bisa diolah dengan cara ditumis sehingga kamu bisa mengonsumsinya untuk mendapatkan manfaatnya.

       Salah satu tanaman langka yang dibudidayakan di Kecamatan Sukodono adalah kacang okra. Tanaman ini bisa dimanfaatkan sebagai sayuran, namun juga bisa dimanfaatkan sebagai obat-obatan. “Nama lain kacang okra adalah bendi. Kacang ini ada banyak manfaat di antaranya menstabilkan kadar gula darah, memperlancar pencernaan, mengobati sembelit, meringankan penyakit radang, mengobati wasir dan lain sebagainya,” terang penyuluh pendamping Program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) Kecamatan Sukodono, Dyah Prabantari.

       Sebagian orang mungkin enggan untuk mengonsumsi sayur okra. Teksturnya yang cenderung berlendir dan lengket, terutama ketika dipanaskan, menjadi salah satu alasan mengapa okra kurang diminati. Padahal okra baik untuk kesehatan tubuh. Hal ini karena okra mengandung berbagai macam mineral, seperti kalium, magnesium, tembaga, seng, fosfor dan kalsium. Juga mengandung berbagai jenis vitamin, mulai dari vitamin A, B, C,  hingga vitamin K.

       “Konsumsi okra akan membantu produksi sel darah merah yang secara efektif bisa mencegah atau mengobati anemia. Bersifat anti kanker, Okra adalah sumber antioksidan yang sangat baik dan bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sifat sehatnya bisa melindungi tubuh dari radikal bebas serta mencegah mutasi sel kanker. Okra mengandung sejumlah vitamin C dan zat antioksidan yang membantu mengurangi serangan asma secara aktif. Okra tinggi folat yang diketahui bisa membantu menguatkan tulang serta mencegah osteoporosis. Serat larut yang ada dalam okra akan membantu menurunkan kolesterol yang pada gilirannya bisa mengurangi aterosklerosis dan mengurangi risiko penyakit jantung. Jika sedang mengalami sulit BAB, Cobalah untuk makan okra. Kandungan serat dan lendir di dalamnya merupakan obat pencahar alami yang bisa meningkatkan pergerakan usus. BAB pun lancar dan risiko kanker usus besar akan turun. Bagi kamu yang sedang menderita diabetes, maka kamu disarankan untuk makan 6-8 buah okra setiap hari. Sifat alaminya mampu menurunkan kadar insulin dalam tubuh. Okra kaya beta karoten, lutein, dan xanthin yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata.,” ungkapnya.


komentar
tulis komentar anda

Create Account



Log In Your Account