70% PRODUK UNGGULAN SRAGEN TERSEDIA DI REST AREA TOL SRAGEN

Oleh : humas
28 November 2018
167
  
data-layout="button_count" data-action="like" data-show-faces="false" data-share="false">

SRAGEN - Presiden RI Ir. Joko Widodo mengungkapkan kebahagiaannya atas terealisasinya tenant-tenant yang menjajakan kuliner lokal  khas Jawa di Rest area KM 538 Jalan Tol segmen Sragen - Ngawi. Hal tersebut disampaikan saat meresmikan Jalan Tol Solo - Ngawi segmen Sragen - Ngawi, Rabu (28/11/2018).

“Saya senang pagi hari ini saya tengok kanan ada soto kwali, lontong opor, pecel lele, oseng kikil, bebek rica. Tengok kiri juga ada soto madura, bakso malang, roti ganep dan lain-lainnya. Sesuai yang dulu saya sampaikan, saya ingin rest area dipenuhi produk-produk lokal.

Sehingga jangan sampai justru dipenuhi brand asing dan brand lokal jadi penonton,” jelas Presiden.

Presiden berharap agar rest area tol yang lain bisa mengikuti dan juga mengingatkan agar seluruh kepala daerah yang dilintasi tol, wajib bisa mengintegrasikan dengan kawasan industri, baik yang baru maupun lama, serta mengintegrasikan tol dengan potensi wisata.

"Jangan sampai tol berdiri sendiri. Semua harus diintegrasikan agar manfaatnya maksimal," pungkas Presiden.

Diakhir acara, Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati merespond positif statement yang telah disampaikan oleh Presiden atas terealisasinya tenant-tenant yang menjajakan kuliner lokal di Rest area KM 538 Jalan Tol segmen Sragen - Ngawi.

“Semoga bisa meningkatkan ekonomi pertumbuhan di Kab. Sragen untuk menjual produk – produk Sragen lebih dikenal masyarakat luar Sragen. Alhamdulillah bersyukur, UMKM yang masih kompetitif dan lahan yang belum terlalu tinggi harus kita manfaatkan dengan sebaik – baiknya,” ungkap Bupati.

Bupati menyampaikan ada 70% produk yang akan disediakan di Rest Area Sragen berasal dari UMKM Kab. Sragen.

“Pemerintah sudah membuka peluang dan saat ini umkm sedang kita bina, serta akan kita bangun UMKM yang mau struggle dan bersedia menjual produk khas Sragen.” jelas Bupati.

Selain itu Bupati menjelaskan terkait produk – produk ciri khas Sragen yang akan di jual di Rest Area Sragen.

“Rencananya ada batik, sarung goyor, kita juga punya handycraft dan punya produk makanan baik yang instant seperti keripik, kemudian ada buah seperti semangka, buah naga, melon dan lain-lain.” imbuhnya. (HUMAS)


komentar
tulis komentar anda

Create Account



Log In Your Account