BUPATI HADIAHKAN UMROH KEPADA USTAD/USTADZAH DI SRAGEN

Oleh : humas
31 Desember 2018
143
  
data-layout="button_count" data-action="like" data-show-faces="false" data-share="false">

SRAGEN - Sebagai wujud kepedulian Pemkab Sragen untuk terus mendorong keberlanjutan program TPA/TPQ yang ada di Sragen, Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati memberikan pentasarufan bantuan biaya hidup untuk ustadz/ustadzah TPA/TPQ Kabupaten Sragen 2018 di gedung Sasana Manggala Sukowati Sragen,Kamis (27/12).

Di tahun 2018 ini, Pemkab memberikan bantuan biaya hidup untuk ustad/ustadzah yang berjumlah 3.025 orang.

"Kabupaten Sragen memberikan bantuan dengan nilai Rp 1.815.000.000 pada sumber dana APBD 2018," ungkap Kabag Kesra Sutrisna.

"Bantuan Rp 1.8 M untuk 3025 ustadz/ustadzah sehingga masing-masing mendapatkan Rp 600.000 dan Rp 15.000.000 untuk bantuan operasional BADKO Kabupaten Sragen," imbuhnya.

Pihaknya berharap dengan pentasyarufan ini bisa memacu ustad/dzah dalam membimbing anak-anak agar selalu mempunyai jiwa kerohanian, terus berkembang membangun mental spiritual anak-anak, dan perlunya sejak dini mempersiapkan generasi qur'ani yang dapat ditempuh lewat pendidikan TPA/TPQ.

Di hadapan ribuan ustad/dzah yang hadir, Bupati menyampaikan apa yg diberikan untuk disyukuri, pemprov sudah menganggarkan di tahun depan, pemerintah setiap tahun menganggarkan untuk pentasyarufan ini meskipun belum ada kenaikan.

Di kesempatan itu, Bupati akan memberikan hadiah umroh pada tahun 2020 untuk 2 ustad/ustadzah teladan, dan hadiah umroh untuk 2 ustad/ustadzah termuda dan tertua yang terdaftar di Badko Sragen.

"Wujud lain kepedulian Pemkab, untuk pengurus Badko silahkan tahun 2019 membuat kriteria ustad/ustadzah teladan, seperti mempunyai prestasi, bisa mengantarkan anak juara, datang mengajar tepat waktu dll, saya berikan hadiah umroh untuk 2 orang di tahun 2020," jelas Bupati.

Lebih lanjut Bupati ingin berbagi kebahagiaan dengan memberikan surprise hadiah umroh untuk ustad paling tua dan paling muda yang terdaftar di Badko dengan biaya pribadi.

"Pengurus Badko yg bertanggung jawab, jangan sampai ada manipulasi data, akan saya berangkat kan umroh 2 orang dari biaya pribadi, ustad/ustadzah yang paling tua dan yang kedua adalah yang paling muda," tambahnya.

Bupati menilai sangat diperlukannya generasi qur'ani yang dapat ditempuh lewat pendidikan TPA/TPQ sebagai modal kepemimpinan di masa mendatang. (HUMAS)


komentar
tulis komentar anda

Create Account



Log In Your Account