TARGET PEMKAB SRAGEN : 2020 LEMBAGA PAUD TERAKREDITASI

Oleh : humas
06 Januari 2019
154
  
data-layout="button_count" data-action="like" data-show-faces="false" data-share="false">

SRAGEN - Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati membuka Seminar Nasional Pendidikan dengan tema Sukses Akreditasi Menuju Paud Berkualitas dengan pembicara Prof.Dr.Ir Netti Herawati, M.Si, yang juga Pimpinan pusat Himpaudi, Sabtu (05/01/2019).

Seminar juga dihadiri oleh PM Himpaudi Jateng Dedi Andrianto,ST,S.Pd, KA Dinas Pendidikan Sragen Suwardi ,Ketua Himpaudi Sragen Yuni Nur Hidayati dan sekitar seribu peserta seminar dari pendidik Paud se-kabupaten Sragen. 

Kepala Disdikbud Suwardi menegaskan Lembaga penyelenggara PAUD, harus memenuhi standar nasional. Dia menyampaikan Sragen mentargetkan semua lembaga terakreditasi Pada 2020.

Pemerintah Kabupaten Sragen menghimbau semua Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk segera mengurus akreditasi. Saat ini tercatat ada 997 lembaga, belum semua terakreditasi.

Bupati menyampaikan ada 997 lembaga PAUD se-Sragen. Namun yang sudah terakreditasi diketahui baru sejumlah163 lembaga. Kondisi ini harus didorong agar lembaga yang belum dapat terakreditasi dapat memenuhi standar nasional.

“Di tahun 2019 ini harus ada target setidaknya 600 lembaga ikut proses akreditasi, dia menegaskan jika tidak ada upaya proses akreditasi dari lembaga tidak akan ada lagi bantuan operasional. Kebijakan ini akan dicatat dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) karena proses akreditasi jadi tanggungjawab lembaga," terangnya.

Bupati berpesan agar pendidik PAUD menjaga kondusifitas dengan cara tidak sampai ikut menyebar berita hoax. 

“Kami bersama menjaga kerukunan kab Sragen. Proses demokrasi 5 tahunan hal biasa. Jangan sampai jadi proses demokrasi membuat Sragen tidak kondusif, “ harapnya.


Sementara itu, Ketua Himpunan Pendidik Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Sragen, Yuni Nur Hidayati terus memberikan pemahaman Pentingnya akreditasi. Selain itu, acara ini sekaligus peningkatan kualitas pendidik PAUD. 

“Kami selalu berupaya, terus sosialsasi dan mendorong untuk akreditasi," jelasnya. (HUMAS)


komentar
tulis komentar anda

Create Account



Log In Your Account