BANGLADESH DAN INDIA BELAJAR KELOLA PAMSIMAS DI SRAGEN

Oleh : humas
10 April 2019
216
  
data-layout="button_count" data-action="like" data-show-faces="false" data-share="false">

SRAGEN - Rombongan perwakilan tim Water.org dari Bangladesh dan India melakukan kunjungan kerja di Kab. Sragen, kehadiran rombongan tersebut disambut oleh Wakil Bupati Dedy Endriyatno di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, kemarin Selasa (10/04/2019).

Kunjungan ini untuk mempelajari sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang merupakan salah satu program BKK Karangmalang. Rombongan yang hadir sekitar 20 orang terdiri dari Non Governmnet Organization (NGO) Water.org.

Water.org terdiri dari Afrika, Amerika Latin, Asia Selatan dan Asia Tenggara, sementara di Indonesia Water.org sudah mulai melakukan pekerjaannya dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Wabup Dedy Endriyatno menyampaikan dengan senang hati dan terbuka menerima para tamu yang mengunjungi Sragen apalagi Kab. Sragen menjadi salah satu lokasi belajar dan percontohan baik daerah dalam negeri maupun luar negeri.

Pihaknya mempersilahkan untuk menjalin kerjasama dan menimba ilmu di Sragen. Termasuk pengelolaan air secara komunal.
”Dari India dan Bangladesh dan lainya mau study banding tentang penggunaan kredit air,” terangnya.

Staf Engagement Water.org Indonesia Reny Yuniawati menjelaskan pihaknya membantu dua negara ini melakukan studi banding tentang pengawasan institusi keuangan dalam memberikan pelayanan akses air bersih dan sanitasi. Khususnya pelayanan bagi nasabah kurang mampu di wilayahnya masing-masing.

Mereka dari Bangladesh dan India terdiri dari institusi Lembaga Keuangan dan lembaga swadaya masyarakat di sana yang selama ini ingin memastikan dan berkontribusi untuk memberikan pelayanan pembiayaan pembangunan akses air bersih dan sanitasi di negaranya.

Selanjutnya mereka ingin belajar bagaimana di Indonesia bisa menjalankan program pembiayaan akses air bersih dan sanitasi secara terukur khususnya di Kab. Sragen. Selain itu bisa diawasi prosesnya dengan baik.

Senior Program Water.org Indonesia, Rachmad Hidayad menyampaikan dengan sistem di Indonesia, perbankan bisa produktif dengan penambahan pelanggan. Dia menyampaikan sejumlah BKK daerah lain juga bekerjasama dengan water.org hanya saja khusus Sragen yang langsung dikunjungi delegasi negara India dan Bangladesh. 

Direktur BKK Karangmalang Raji menjelaskan bahwa pihaknya sudah berupaya memberikan bantuan dalam bentuk pembiayaan bagi kelompok pengelolaan air perdesaan. Saat ini ada 100-an Badan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (BPSAPM) yang ada di Sragen. Namun baru sekitar 12 kelompok yang sudah mengakses pembiayaan dari BKK.

“Mereka belajar menyerap kredit air secara kelompok, karena disana masih secara perseorangan dalam kredit air, jadi kredit air untuk masyarakat masih personal,” tuturnya.

Sragen sendiri sebanyak 1800-an yang sudah mendapatkan akses air bersih melalui perluasaan jaringan BPSPAMS yang terbangun dengan pembiayaan dari BPR BKK Karangmalang.

"Hal ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat baik untuk konsumsi maupun kesehatan," lanjut dia.

Usai melakukan kunjungan di Pendopo Sumonegaran dan BKK Karangmalang, selanjutnya meninjau langsung program PAMSIMAS di kecamatan Plupuh dan Sambirejo. (MY_HUMAS)


komentar
tulis komentar anda

Create Account



Log In Your Account