PUNCAK PERINGATAN HARI KARTINI KE 138, DUA ORANG TERIMA PENGHARGAAN BHAKTI BIDAN KARTINI

Oleh : humas
21 April 2017
470
  
data-layout="button_count" data-action="like" data-show-faces="false" data-share="false">

SRAGEN – Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati bertindak selaku Inspektur Upacara dalam puncak peringatan Hari Kartini ke 138 Kabupaten Sragen tahun 2017, Jumat (21/04). Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Kantor Sekretariat  Daerah Kabupaten Sragen tersebut diikuti oleh ratusan wanita berpakaian kebaya. Seluruh petugas upacara adalah kaum hawa yang merupakan anggota dari Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Sragen. Dalam kesempatan tersebut Bupati memberikan penghargaan Bhakti Bidan Kartini kepada dua orang terpilih.

Paduan suara dari IBI yang menyanyikan lagu Ibu Kita Kartini dan Gundul – Gundul Pacul dalam upacara pagi ini sempat mencuri perhatian seluruh peserta upacara. Mereka semua tampil kompak, harmonis dan maksimal menyanyikan dua lagu tersebut, hingga mendapatkan aplaus dari seluruh peserta upacara.

Bupati dalam sambutannya mengungkapkan RA Kartini dahulu telah membuat sebuah keputusan besar yang merubah wacana serta pola pikir wanita jaman itu dan tahun – tahun berikutnya. Kini wanita tidak hanya berada di ranah rumah tangga tetapi telah berperan di berbagai sektor meski belum maksimal. Lebih lanjut Bupati mengatakan peran apapun yang disandang baik ibu rumah tangga, pejabat, pengusaha atau apapun itu hendaknya melakukan peran itu dengan maksimal dan bisa memberikan yang terbaik bagi Indonesia.

“Terkait dengan thema hari Kartini tahun ini Semangat Kartini Kita Tingkatkan Kualitas Keluarga Dalam Mewujudkan Generasi Yang Tangguh dan Berakhlak Mulia, perempuan memiliki peran yang sangat sentral untuk ketahanan keluarga”, ujar Bupati. Ibu harus bisa memberikan pemahaman kepada anak agar tidak terjerumus dalam narkoba, karena narkoba sekarang ini tidak hanya ada di perkotaan, namun telah merambah perdesaan juga. Selain itu Ibu juga harus bisa mengarahkan anak untuk mempergunakan teknologi secara bijak.

Terkait dengan maraknya pernikahan dini, Bupati berharap tidak ada lagi pernikahan dini atau pernikahan dibawah usia 15 tahun di Bumi Sukowati. Pernikahan dini tersebut hendaknya dapat dicegah karena hal tersebut merupakan salah satu pintu masuk dari Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Usai upacara, Bupati memberikan penghargaan Bhakti Bidan Kartini bagi dua orang bidan yang dinilai telah memiliki jasa dalam memimpin organisasi IBI Cabang Sragen. Dua penghargaan tersebut diberikan kepada Hj. Sri Mundari dari Ngrampal dan Hj. Sutarmi dari Gemolong. “Diharapkan bidan – bidan lebih maju, profesional serta maksimal dalam memberikan pengabdiannya bagi masyarakat”, ujar Hj. Sutarmi yang merupakan kerua IBI periode 1994 – 2004. (humas)


komentar
tulis komentar anda

Create Account



Log In Your Account