REVITALISASI KOMITE SEKOLAH UNTUK DORONG MUTU PENDIDIKAN

Oleh : humas
18 Mei 2017
238
  
data-layout="button_count" data-action="like" data-show-faces="false" data-share="false">

                SRAGEN – Untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan, Dewan Pendidikan Kabupaten Sragen menyelenggarakan kegiatan Revitalisasi Komite Sekolah/Madrasah, Kamis (18/05/2017). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Sumonegaran tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

                Dalam laporannya Drs. Subono mengungkapkan salah satu tujuan diadakan revitalisasi komite sekolah ini untuk peningkatan mutu pendidikan yang berprinsip gotong royong dengan mendorong partisipasi masyarakat yang tergabung dalam komite sekolah. Kegiatan sehari ini diikuti tak kurang dari 300 orang yang terdiri dari tamu undangan, Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah serta perwakilan Komite Sekolah SD/ MI, SMP/ MTs, SMA/ MA serta SMK Negeri dan Swasta.

               Ketika Komite Sekolah mengeluarkan surat edaran untuk mengumpulkan dana dari orang tua murid terkadang hal itu menjadi polemik, ujar Bupati. Dengan kegiatan hari ini dengan nara sumber dari beberapa instansi seperti Tim Saber Pungli dan Kejaksaan diharapkan peserta akan mendapatkan pencerahan apa saja yang diperbolehkan dan tidak terkait dengan penggalangan dana pendidikan.

                Lebih lanjut Bupati mengungkapkan,  jika ingin sekolah maju, mutu pendidikan naik, tidak mungkin hanya mengandalkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) saja. Dana bantuan/ sumbangan dari orang tua murid sangat dibutuhkan, disitulah komite sekolah memiliki peran penting untuk  menggalang dana bantuan. Misalnya ketika SMP N 5 Sragen hendak menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) beberapa waktu lalu, laboratorium komputer di sekolah tersebut kekurangan sekitar 25 komputer. Orang tua murid SMP N 5 tersebut dengan sukarela memberikan sumbangan untuk membeli kekurangan komputer sehingga syarat untuk menyelenggarakan UNBK mandiri dapat terpenuhi. Hal tersebut tidak lain karena mereka menyadari itu untuk kemajuan anak didik.

                Sementara itu untuk meningkatkan kualitas pendidik, Pemerintah telah menyiapkan dana satu Miliar rupiah untuk pelatihan guru. Hal tersebut dimaksudkan agar guru menjadi lebih kreatif dan tidak monoton dalam mengajar.  Dengan menjadi seorang guru yang kretaif akan menjadikan siswa  tidak bosan dan termotivasi untuk belajar di dalam kelas.

                Usai sambutan kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi dari beberapa instansi antara lain Tim Saber Pungli, Inspektur Kabupaten Sragen, Kejaksaan Negeri serta Dewan Pendidikan Kabupaten Sragen. (Humas)


komentar
tulis komentar anda

Create Account



Log In Your Account