Terpopuler Kompas.com: Sindiran Sri Mulyani dan Pengakuan Pelaku Order Fiktif Go-Food

Oleh : admin
02 Agustus 2017
153
  
data-layout="button_count" data-action="like" data-show-faces="false" data-share="false">

Menteri Keuangan Sri Mulyani geregetan karena pengusaha tidak mau blak-blakan kepadanya soal kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam proses perizinan impor.
Berita tersebut menjadi salah satu artikel yang paling banyak dibaca di Kompas.com sepanjang Selasa (1/8/2017) kemarin.
Selain itu, ada pula penuturan pilu dari gadis Yazidi yang menjadi korban pelecehan pasukan pendukung Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS). Berita lain yang menarik minat pembaca adalah pengakuan Sugiarti yang memesan makanan via Go-Food mengatasnamakan pria yang menolak cintanya.
Berikut lima artikel terpopuler Kompas.com kemarin.
1. Sri Mulyani sindir pengusaha
Sri Mulyani mengumpulkan para pengusaha serta pimpinan kementerian dan lembaga untuk membahas penyederhanaan perizinan larangan dan pembatasan impor di kantornya, kemarin.
Namun, tidak ada pengusaha yang bersedia untuk berbicara dan menyampaikan keluhannya mengenai perizinan larangan pembatasan impor.
"Saya ada malah (pengusaha) enggak bunyi, padahal biasanya ngomong di koran banyak keluhan, pas di depan saya diam saja. Silakan mengeluh, enggak saya periksa kok pajaknya," kata Ani, sapaannya.
Menkeu menjelaskan pemerintah akan menindaklanjuti berbagai keluhan pengusaha untuk membentuk tim kecil.
2. Lagi, kisah miris korban ISIS
Seorang wanita muda suku Yazidi berhasil melarikan diri dari kurungan ISIS. Selama enam bulan bersama kelompok militan itu, wanita bernama Ekhlas tersebut diperkosa setiap hari.
Penderitaan Ekhlas pada 2014 saat ia berusia 14 tahun. Dalam pelarian bersama pengungsi lain, Ekhlas melihat ayahnya tewas di tangan ISIS yang mencegat mereka.
Ratusan pengungsi itu disandera. Mulai saat itu, penderitaan seksual terhadap Ekhlas dimulai.
3. Durian bawa berkah
Petani durian di daerah perbatasan negara di Nunukan, Kalimantan Utara, menikmati laba besar dari panen mereka. Berkat si raja buah itu, seorang petani dapat memperoleh penghasilan Rp 7 juta per hari.
Ini tak lain merupakan dampak dari harga buah yang menggiurkan di tingkat lokal. Petani tak perlu menjualnya ke Malaysia sebab harga jual di sana justru rendah.
Meski demikian, petani masih harus melangkah ke negeri tetangga untuk mendapatkan pupuk berkualitas.
4. Pesanan makanan karena dendam
Sugiarti ditetapkan sebagai tersangka kasus order fiktif melalui ojek online, Go-Food, atas nama Julianto Sudrajat. Sugiarti pernah menaruh hati pada Julianto dan meminta korban menikahinya. Namun, Julianto menolak sehingga Sugiarti "membalas" dengan memesan makanan atas nama korban.
"Dari pengakuannya (Sugiarti), dia dibantu dua keponakannya untuk memesan Go-Food-nya," kata Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo.
Seperti apa kisah cinta berujung sakit hati ini? Simak dalam artikel berikut ini.
5. Venezuela terancam sanksi
Venezuela diprediksi menjadi negara produsen minyak pertama di dunia yang mengalami kehancuran total. Padahal, negara di Amerika Latin ini memiliki cadangan minyak terbesar di dunia.
Hal ini tak lepas dari ancaman AS dan beberapa negara lain yang akan menjatuhkan sanksi terhadap Venezuela. Target sanksi itu pada sektor minyak dan BUMN perminyakan negara itu, Petróleos de Venezuela, S.A (PDVSA).
Ekonomi Venezuela pernah sangat maju karena industri minyak, yang menyumbang 95 persen terhadap ekspor negara itu. Namun, karena kurangnya investasi membuat sektor minyak semakin tidak menguntungkan dan tidak produktif.
PenulisLaksono Hari Wiwoho
EditorLaksono Hari Wiwoho
http://nasional.kompas.com


komentar
tulis komentar anda

Create Account



Log In Your Account