Agar Sehat, Tubuh Jangan Sampai Kekurangan Serat Pangan

Oleh : admin
11 Agustus 2017
160
  
data-layout="button_count" data-action="like" data-show-faces="false" data-share="false">

Serat makanan merupakan komponen dalam makanan yang tidak bisa diserap secara utuh dalam pencernaan. Di dalam tubuh, serat bisa menambah volume kotoran termasuk menurunkan kolesterol.
Menurut penjelasan dr.Hardianto Setiawan Ong, Sp.PD-KGEH, konsumsi serat yang cukup juga bisa menurunkan risiko kanker usus.
"Di dalam usus besar, serat pangan membantu menyerap sisa pencernaan yang bersifat karsinogen, sehingga dapat mengurangi resiko kanker kolon dan gangguan gastrointestinal lainnya," kata Hardianto dalam peluncuran FiberCreme, krimer pengganti susu dan santan pada makanan, Jakarta, Selasa (8/8/2017).
Manfaat lain dari serat adalah menjaga kadar kolesterol dalam darah tetap normal sehingga mengurangi resiko penyakit kardiovaskuler.
Serat dapat ditemukan dalam sayuran, buah-buahan, serta kacang-kacangan. Setiap hari kita direkomendasikan mengonsumsi 38 gram serat untuk laki-laki dan 25 gram untuk perempuan.
Sayangnya, kebanyakan orang kurang memenuhi kecukupan serat. Ini karena pola makan kita biasanya kurang sayur dan buah, atau pun serelia utuh. Akibatnya, gangguan konstipasi atau sulit buang air besar menjadi rentan diderita, perut mudah lapar, dan juga kadar gula darah kacau.


Penulis : Kahfi Dirga Cahya
Editor : Lusia Kus Anna
http://lifestyle.kompas.com


komentar
tulis komentar anda

Create Account



Log In Your Account