Gara-gara bisa nyanyi Lagu Indonesia Raya, Mbah Paiyem Mendapat Hadiah dari Bupati Sragen

Oleh : humas
29 November 2017
109
  
data-layout="button_count" data-action="like" data-show-faces="false" data-share="false">

Sragen – Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati didampingi oleh Sekda Kabupaten Sragen Drs. Tatag Prabawanto B, MM dan sejumlah kepala Dinas Terkait, melaksanakan pembukaan pasar murah berupa sembako di Balai Desa Bandung, Ngrampal, Rabu (29/11/2017).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sragen, Untung Sugihartono selaku penyelenggara, menyampaikan tujuan pasar murah adalah membantu masyarakat yang kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan memberikan subsidi dari APBD Kabupaten Sragen terhadap sembako yang dijual tersebut, untuk mengantisipasi dan menekan adanya lonjakan harga bahan pokok.

“Sasaran pasar murah bagi 8.000 masyarakat kurang mampu di 14 kecamatan se Kabupaten Sragen, dan pelaksanaan mulai tanggal 29 November sampai dengan 9 Desember 2017”, lanjut  Untung Sugihartono.

Setiap kali diadakan pasar murah diundang 2 kecamatan, sedangkan pelaksanaan di Balai desa Bandung disedikan 1.000 paket sembako untuk Kecamatan Sragen sebanyak 450 paket dan Kecamatan Ngrampal sebanyak 550 paket

Adapun isi paket tersebut berupa Beras 2 kg, Gula pasir 1,5 kg, Telur 1 kg dan Minyak goreng 1 liter dengan harga dipasaran sebesar Rp. 74.000,-. Dan dijual pada kegiatan pasar murah tersebut seharga Rp. 42.000,-

Pada kesempatan tersebut Bupati Sragen berinteraksi bersama warga dengan suasana keakrapan, sebelum pembukaan pasar murah dimulai.

“Hari ini ada pasar murah, barang yang akan dibeli dengan kualitas baik, meskipun harga dibawah standart dipasaran, semoga bisa meringankan panjenengan semua”, kata Bupati.

“Tadi diberi uang suaminya berapa ?” tanya Bupati, “tidak dikasih, uang sendiri dari hasil kerja”, jawab Surayem salah satu calon pembeli sembako.

Kasdi, seorang buruh asal Bonagung, Kel Sine, Sragen mendapat hadiah dari Bupati Sragen, gara-gara ditanya “apakah merokok ?”, dijawabnya “tidak” dan dibuktikan dengan kesaksian para tetangganya.

Mbah Paiyem, warga Kendal, Bandung, Ngrampal, diminta untuk menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan ternyata bisa, juga  mendapat hadiah dari Bupati Sragen. “Mbah coba nyanyi Indonesia raya sebait saja”, kata Bupati.

Sekda Sragen juga diberikan kesempatan oleh Bupati untuk memberikan pertanyaan kepada salah satu warga yang hadir. (Humas)


komentar
tulis komentar anda

Create Account



Log In Your Account