Bupati Panen Bawang Merah bersama ABMI dan PT. Limakilo

Oleh : humas
06 Desember 2017
75
  
data-layout="button_count" data-action="like" data-show-faces="false" data-share="false">

Sragen - Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI) Kabupaten Sragen Bekerjasama dengan PT. Limakilo Majubersama Petani ditandai dengan penandatanganan MoU antara Ketua ABMI, Suratno dengan perwakilan dari PT. Limakilo Lisa Ayu Wulandari yang disaksikan oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Ketua DPRD Kab. Sragen Bambang Samekto, Rabu (6/12/2017) diarea pertanian Bawang Merah, Sono, Ds. Dawung, Kec. Kedawung, Sragen.

Sebelum penandatangan MoU, Bupati Sragen bersama Ketua DPRD Sragen, Perwakilan PT. Limakilo, Kementerian Kominfo, Kepala Dinas Pertanian Kab. Sragen, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab. Sragen melakukan panen raya bawang merah diarea pertanian tersebut.

Dalam sambutannya Bupati Sragen menyampaikan, “Kalau kita tidak berpacu untuk maju, pasti akan ketinggalan”. Teknologi informasi itu harus dimanfaatkan, tidak hanya untuk sarana komumikasi saja, tetapi gunakan untuk kemajuan kita”.

“Kalau kita tidak menggunakan terobosan seperti ini, mustahil bisa meningkatkan kesejahteraan kita sendiri, harapan saya kerjasama ini bersimultan terus dan berkelanjutan”, lanjut Bupati.

“Kepada Kepala Dinas Pertanian dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sragen Program pinjaman yang tanpa bunga dari Kementerian Kominfo tadi segera ditindaklanjuti, dan data nya segera diserahkan. Setiap ada pejabat dari Pusat yang hadir kita bisa minta sesuatu yang bermanfaat bagi rakyat Kabupaten Sragen”, Tegas Bupati.

 “Selama bekerjasama dengan PT. Limakilo Majubersama Petani, ABMI Kab. Sragen sudah mengirim dan menjual bawang merah sebanyak 2 ton. Yaitu yang pertama sebanyak 1 ton pada dua bulan yang lalu dan 1  ton pada hari ini”, terang Suratno

“Di Sragen ini ada lahan untuk pertanian bawang merah seluas 160 hektar, dengan produksi pertahun kurang lebih 5.000 ton untuk 4 kali panen”, lanjut ketua ABMI Sragen

Dikabupaten terdapat 727 petani bawang merah yang tersebar 18 kecamatan di Kabupaten Sragen

“Sragen sangat berpotensi dan dapat dikembangkan penanaman bawang merah, yang kualitasnya bawang di Kabupaten Sragen bisa bersaing dengan bawang dari Brebes dan Nganjuk”, ujarnya

Sementara itu perwakilan PT. Limakilo, Lisa Wulandari menyampaikan, “Ini MoU hasil kerjasama dengan ABMI Kab. Sragen, yang memiliki tujuan untuk memajukan para petani di Kabupaten Sragen”.

“Petani harus go Online, oleh karena PT. Limakilo akan melakukan penyuluhan dan pembinaan kepada para petani bawang merah yang ada di Kabupaten Sragen bersama Kementrian Kominfo dan dibantu oleh pengurus ABMI Kabupaten Sragen”, terang Lisa

Lisa Menjelaskan, “Tujuan dari perusahaan adalah membuka informasi harga kepada petani dan sistem kami majubersama petani, karena jika harga bawang anjlok, kita akan suplai stock di Jakarta maka setelah barang kita jual maka akan ada bagi hasil kepada para petani dan yang akan menanggung kerugian adalah PT. Limakilo”.

Bawang yang telah dikirim kejakarta akan disebar di wilayah Jabodetabek yaitu Minimarket, Hotel, Restoran yang ada diwilayah tersebut, ungkapnya.

Septriana, dari Direktur pemberdayaan industri informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, mengatakan, “Para petani Sragen sebagai petarung hebat yang membangun Indonesia dari sektor pertanian.Tanah yang tak begitu luas, dalam pengelolaanya dengan sederhana yaitu ditanami padi dan jagung hanya panen tiga kali setahun tetapi jika ditanami bawang bisa panen 4 kali”.

“Untuk mendukung Program Nasional Jokowi, salah satunya adalah menggerakkan ekonomi kerakyatan. Oleh karena itu Kominfo menggerakkan khususnya petani, nelayan dan UKM untuk Go Online yaitu masuk kedunia Digital”, terang Septriana (Humas)


komentar
tulis komentar anda

Create Account



Log In Your Account