Image Not Available

Bupati Sragen Tinjau Sekolah Rakyat Mondokan, Pastikan Kenyamanan dan Fasilitas Siswa


admin | 01 Oktober 2026 | 22

SRAGEN – Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sragen di Kecamatan Mondokan, Kamis (1/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi siswa, fasilitas, serta kenyamanan anak-anak selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.

Dalam kunjungannya, Bupati Sigit meninjau sejumlah fasilitas, termasuk kondisi tempat tinggal dan pemenuhan kebutuhan siswa. Ia menyebut secara umum para siswa merasa nyaman dan betah tinggal maupun bersekolah di Sekolah Rakyat.

“Alhamdulillah secara keseluruhan tadi kita cek makannya, tidurnya, fasilitasnya, kenyamanannya. Secara umum anak-anak kita krasan tinggal dan bersekolah di Sekolah Rakyat ini,” ujarnya.

Dirinya menilai fasilitas yang tersedia di Sekolah Rakyat cukup baik dan membanggakan. Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa sekaligus menjadi kesempatan bagi warga Sragen yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat pada tahun berikutnya.

“Fasilitasnya luar biasa. Kelasnya, fasilitas umumnya itu sangat membanggakan, tidak kalah dengan sekolah-sekolah lainnya,” katanya.

Kepada para guru dan tenaga pendidik, Bupati Sigit menyampaikan apresiasi atas pengabdian dalam mendampingi siswa Sekolah Rakyat. Ia meminta para guru memberikan perhatian dan pendampingan secara lebih sabar karena para siswa berasal dari kondisi keluarga yang kurang mampu dan membutuhkan pendekatan yang tepat.

“Sabarnya harus double. Mereka tumbuh di situasi yang tidak ideal, maka harus pintar-pintarnya mendidik adik-adik kita. Kalau ada perilaku anak-anak yang mungkin tidak pas, sanksi atau responsnya juga harus sebaik-baiknya,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu siswa Sekolah Rakyat, Brian, menyampaikan aspirasi terkait penambahan fasilitas olahraga. Menurutnya, sejumlah siswa memiliki minat olahraga dan bercita-cita melanjutkan pendidikan ke Akademi Militer (Akmil) maupun sekolah kedinasan yang membutuhkan kesiapan fisik.

“Teman-teman saya rata-rata memiliki hobi olahraga dan ingin mempersiapkan diri untuk masa depan, seperti ke Akmil ataupun sekolah kedinasan. Kalau bisa dibangunkan fasilitas atau alat penunjang olahraga, seperti pull-up, karena di sini belum ada,” ungkapnya.

 

Penulis : Kufita_Diskominfo

Editor : Yuli_Diskominfo

Berita Terbaru

Top