Batik Sragen Naik Kelas Lewat Karnaval Penuh Kreativitas
admin | 03 Oktober 2026 | 11
SRAGEN — Upaya memperkuat batik sebagai identitas budaya sekaligus potensi ekonomi kreatif Kabupaten Sragen dikemas melalui Karnaval Batik Java Man Heritage Parade. Sekitar 1.500 peserta dari kalangan pelajar dan komunitas tampil dalam parade dengan beragam busana dan kreasi batik, lengkap dengan yel-yel, tarian, nyanyian hingga puisi.
Parade berlangsung semarak dari kawasan belakang Pemda lama hingga finis di SIKK, Sabtu (3/10/2026). Setiap kelompok membawa kreasi dan penampilan khas yang membuat batik tampil lebih beragam dan dekat dengan kreativitas generasi muda.
Bupati Sragen Sigit Pamungkas mengatakan, peringatan Hari Batik Nasional tahun ini dikemas lebih besar agar gaung batik Sragen tidak hanya dirasakan masyarakat lokal, tetapi juga dikenal lebih luas.
“Sragen itu banyak pengrajin batiknya. Selain dikenal sebagai daerah agraris, Sragen juga bisa semakin dikenal dengan karya batiknya. Dengan kegiatan seperti ini, masyarakat yang lebih luas bisa memahami dan mengetahui bahwa Sragen juga punya batik yang khas,” kata Sigit.
Ia berharap event serupa dapat terus berkembang dan menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya, kreativitas masyarakat, serta potensi ekonomi kreatif Sragen kepada masyarakat di luar daerah.
Salah satu peserta, Yuna Oktavia Putri, peraga busana batik dari SMPN 6 Sragen, mengaku senang dapat ikut ambil bagian dalam perayaan tersebut. Bersama teman-teman OSIS, ia berkreasi menggunakan kain batik untuk menghasilkan busana yang kemudian dipamerkan dalam parade.
“Hari ini senang banget bisa lihat banyak kostum menarik dari sekolah maupun komunitas lainnya. Banyak yang kreatif dan bisa menginspirasi. Semoga batik Sragen bisa dikenal lebih baik dan lebih luas lagi,” ujarnya.
Penulis: Henik_Diskominfo
Editor: Yuli_Diskominfo