Foto

BUPATI YUNI DAN RATUSAN PELARI MERIAHKAN SANGIRUN NIGHT TRAIL 2022


admin | 19 September 2022 | 79

SRAGEN - Ratusan pelari profesional dan lokal ikut memeriahkan SangiRun Night Trail 2022 yang digelar di kawasan Situs Sangiran, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Sabtu (17/9/2022) malam.

Tak hanya itu, orang nomor satu di Kabupaten Sragen, Bupati, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, beserta Wakil Bupati, Suroto, Sekda, Tatag Prabawanto, jajaran Kepala OPD Sragen dan komunitas Sragen Runners pun turut meriahkan lomba lari berjarak empat kilometer.

Ada 120 pelari profesional dan sekitar 200 pelari lokal yang mengikuti lomba lari yang terbagi dalam dua kategori, yakni berjarak 25 kilometer dan empat kilometer.

Para pelari profesional datang dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka bukan sekadar mengejar prestasi atau mendapat pengalaman sensasional dari lari di malam hari. Mereka diharapkan juga bisa menjadi agen kebudayaan ke masyarakat luas, tentang keberadaan situs manusia purba yang ada di Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen.

Kategori 25 KM, Juara pertama mendapatkan hadiah Rp10 juta, kedua Rp7 juta, dan ketiga Rp5 juta. Sementara kategori 4 KM, Juara pertama Rp3,5 juta, kedua Rp2,5 juta dan ketiga Rp1,5 juta.

Kepala Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran, Iskandar Mulya Siregar menambahkan peserta lomba lari malam hari lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun pertama masih dibatasi 100 peserta dan saat ini mencapai 120 atlet profesional dan 200 pelari lokal.

Ia mengatakan rute lomba lari ada dalam Situs Sangiran yang luasnya 59,21 kilometer persegi, baik di Kabupaten Sragen maupun Karanganyar. Rute lomba lari 25 KM menelusuri semua daerah situs atau sekitar 11 desa.

"Tujuan dari kegiatan ini, untuk orang akan lebih perduli kepada warisan budaya kita khususnya untuk prasejarah. Setelah itu, mencintai, menyayangi dan ikut melestarikan betapa pentingnya warisan budaya ini," katanya.

Usai mengikuti lari berjarak 4KM, Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengapresiasi lomba lari yang sudah dilaksanakan kedua kalinya di Situs Sangiran ini.

"Alhamdulillah, berkat kolaborasi antara pemerintah Pusat dan pemkab Sragen. Pada tahun kedua ini, kita buat lebih fun untuk para pelari dari masyarakat lokal dengan jarak 4 KM saja. Agar turut merasakan keseruan SangiRun Night Trail tahun ini," ungkap Bupati.

Alasan dilaksanakan di Situs Sangiran, Bupati Yuni menjelaskan jika Pemerintah Pusat dan Pemkab Sragen ingin menggabungkan budaya, ilmu, riset dan teknologi. Selain itu, sengaja diselenggarakan pada malam hari, agar bisa menjadi pembeda dengan lomba lari pada umumnya.

"Harapannya mereka para pelari bisa memberikan cerita kepada masyarakat luar, ini lho di Sragen ada Sangiran, situs Manusia Purba yang mendunia dan terlindungi dengan baik. Masyarakatnya juga begitu ramah, sehingga kita bisa bersama sama mengembangkan dan mengenalkan Sangiran ke seluruh Indonesia bahkan Dunia. Semoga ini menjadi agenda rutin setiap tahun dan kita laksanakan secara konsisten," harap Bupati.

 

Penulis : Miyos_Diskominfo

Editor : Yuli_Diskominfo




Berita Terbaru

Top